Aku hampir percaya ketika Adriana mengatakan suatu hari hujan akan terasa manis karena awan di masa depan mengandung gula. Sehingga tukang kembang gula akan beralih menjadi penjarah makam yang kesepian. Aku tanya kapan itu akan terjadi, dia jawab suatu hari. Kenapa tidak sekarang? Tanyaku lebih jelas, karena suhu belum cukup tinggi untuk menguapkan gula ke [...]
Rumah di atas Bukit
Rumah kayu itu diterbangkan angin. Bahan kayu kelapa yang rapuh menjadikannya rumah terbang pertama yang kulihat. Angin beberapa hari ini seperti mengamuk. Mungkin kerinduan memaksanya terbang kesana kemari, berusaha menyampaikan rasa para pecinta. Mungkin di sudut sana seorang pria ingin menyampaikan cinta pada gadisnya melalui angin seperti dalam lagu. Mungkin juga seorang perempuan berkerudung kuning [...]
Berbeda
“Aku sudah menyangka dari awal!” teriaknya sengit, “semua gara-gara orang tua kamu!” Aku melihat matanya menyalang. Sepertinya dia baru melihat setan keluar dari kotak pandora. Dia makin menjauh dariku. Aku gapai lengannya. Apa yang ada dikepalanya jelas berbeda dengan maksudku ini. Tapi kurasa memang ada yang salah dengan situasi ini. “Apa maksudmu dengan gara-gara orang [...]
Seribu Bahasa
Semalaman aku mengerjakan proyek dari dosen. Lumayan buat jajan. Proyek pengembangan aplikasi yang menghubungkan semua mobil yang ada di jalan. Aplikasi ini bekerja menggunakan jaringan wi-fi yang sudah tersebar di seluruh kota. Dengan aplikasi ini, mobil yang berada di jajaran paling depan memberikan informasi mengenai kondisi di depan pada mobil di belakangnya. Begitu seterusnya sehingga [...]
Gadis Biru
Pagi ini seperti biasa aku berdiri di sini. Setia menunggu kereta datang atau meminta kesetiaan kereta untuk datang pada jam yang sama setiap harinya. Aku tidak pernah ingkar, tapi kereta begitu seringnya terlambat. Tapi aku memang setia. Aku datang lima menit sebelum waktunya dia tiba, tapi biasanya waktu tungguku menjadi sepuluh bahkan lima belas menit. [...]
Ciuman Coklat Panas
Pertama kali muncul tak kusangka akan kupunya perasaan ini. Saat ku remaja kau sudah mengenalku sepertinya kita tumbuh bersama. Seiring kudewasa kau tetap seperti pertama kujumpa. Bukan iklan anti-aging yang banyak di televisi. Kau benar-benar tidak berubah. Itu yang aku suka. Kini aku mengimbangimu. Dan tentunya, hanya milikmu, cuma dirimu pemilik bibir terindah yang pernah [...]
Muslihat
Chandra masuk kelas terburu-buru. Kesiangan, seperti biasa. Sejak sebangku dengannya sebulan yang lalu, rasanya dia sudah kesiangan delapan kali. Selalu masuk, tapi banyaknya kesiangan. Dia mengeluarkan bukunya dan melihat bukuku. Halaman sepuluh yang terbuka. Dia membuka halaman yang sama. Aku kaget halaman itu di bukunya sudah terisi coretan yang aku tahu bukan tulisannya. “Buku warisan [...]
Tuhan Baru
Selesai kuliah siang ini, Andi mengajakku ke BEC. Katanya dia ingin beli ponsel baru. Sambil tersipu karena digodai teman yang lain aku dibonceng Andi sambil memegang pinggangnya. Aku yakin ini bukan sekedar beli ponsel. Semua orang sudah tahu itu. Aku harus mempersiapkan diri untuk bersikap saat pertanyaan itu muncul. Sesampainya di BEC, Andi mengajak berkeliling. [...]
Trotoar Dansa
Trotoar ini bukan sembarangan trotoar kau tahu? Dia menggeleng, tentu saja. Entahlah, mungkin dia hanya kedinginan, bukan menggeleng karena tidak tahu. Yah, ini trotoar paling penting yang pernah ada dalam hidupku. Mungkin selamanya. Setiap tahun pada hari ini aku selalu kembali ke sini, tak peduli di belahan dunia mana aku berada hari sebelumnya. Hanya hari [...]
Pangeran pembohong, Kodok Sialan
Malam ini akan kuceritakan kisah kodok yang berubah menjadi pangeran. Mungkin kalian menganggapnya sebagai cerita dongeng. Betul kan? Yah, aku bisa lihat kalian mengangguk. Tapi siap-siaplah terkesima, karena aku tahu bahwa cerita yang kalian bilang dongeng itu adalah kisah nyata. Tak percaya? Yah, kini kalian menggeleng. Percayalah. Bukan aku, setidaknya nenek moyangku ada bersama mereka. [...]





